Kreativitas merupakan proses mencipta sesuatu yang belum ada menjadi ada, mengubah yang jelek jadi bagus, dan menjadikan yang sulit jadi mudah. Kemampuan berpikir kreatif bukanlah berasal dari bakat alami seseorang melainkan karena proses yang terus dibiasakan. Kreativitas memiliki tiga ruang dimensi, yaitu :
1. Dimensi Berpikir. Ini merupakan dimensi utama seseorang dalam mengolah bahan-bahan kreatif dalam pikirannya. Orang kreatif lebih cocok disebut sebagai orang cerdas bukan orang pintar. Cerdas merupakan hasil pembelajaran dari pengalaman yang didapat, sedangkan pintar adalah hasil didikan seseorang. Segala hal yang tersimpan dalam benak orang kreatif akan menjadi bahan dalam meramu sebuah konsep yang dahsyat. Ditambah lagi dengan kemampuan dia yang berpikir menembus batas.
2. Dimensi Kata-kata. Terkadang ada orang yang memiliki konsep pemikiran yang sangat bombastis dan ruarrr biasa tetapi dia sangat sulit untuk mengkomunikasikan konsep itu kepada orang lain. Ada juga orang yang memiliki konsep pemikiran yang biasa-biasa saja tetapi kemampuan dia untuk menyampaikan gagasan kepada orang lain begitu mempesona. Cara berkata-kata dengan orang lain bisa menjadi faktor dalam mengukur tingkat kreativitas seseorang. Contoh nyata dari kasus ini adalah para pelawak. Mereka punya kemapuan dalam meracik lawakan lalu dituangkan dalam bentuk lisan sehingga membuat lawan bicaranya tertawa. Disisi lain, ada orang yang punya lawakan bagus tetapi ketika disampaikan dalm bentuk lisan, lawakan tersebut jadi garing.
3. Dimensi Tindakan. Orang kreatif biasanya tidak banyak bicara dalam hal bertindak. Apa yang menjadi keyakinannya akan segera dilakukan. Konsep kreatif yang dimiliki akan segera ditindak lanjuti menjadi sebuah karaya nyata. Dia tidak peduli dengan komentar orang-orang disekitarnya, karena bagi orang kreatif kebahagiaan terbesar adalah ketika dia menciptakan sebuah karya nyata yang bermanfaat bagi orang lain.
Menjadi kreatif tidak sesulit yang dibayangkan dan tidak semudah yang dipikirkan. Artinya, kalau kita ingin sekali menjadi kreatif maka lakukanlah. Kesulitan dalam sebuah proses pembelajaran adalah bentuk pembiasaan diri agar menjadi ahli. Pada saat kita mendapat sebuah amanah ataupun proyek, secara otomatis pikiran kita tertuju pada sebuah kata, yaitu :”Harus Kreatif”. Namun, saat mulai membuat konsep terdapat batasan-batasan yang membuat semangat jadi turun. Justru batasan-batasan itu yang harus ditembus, karena itulah kunci agar sebuah konsep menjadi kreatif. Saat pikiran dibatasi oleh beberapa paradigma, maka konsep yang dibuat akan jadi ala kadarnya. Namun, ketika kita berani menembus batas-batas paradigma tersebut yang terjadi adalah konsep yang dahsyat dan Ruarrr Biasa. Kesimpulannya, fokuskan pikiran pada batas-batas yang membuat kita menjadi lemah semangat kemudian tembus batas-batas itu. Itu lah yang disebut BERPIKIR MENEMBUS BATAS.
Otak Kreatif